Pengertian Komunikasi: Secara Umum & Menurut Para Ahli

Pengertian komunikasi yang sering kita dengar adalah proses menyampaikan dan menerima pesan. Pengertian ini bisa dibilang menjadi standar dasar dari apa yang dimaksud dengan komunikasi.

Kalau kamu menelusuri istilahnya, maka kamu akan menemukan berbagai kata yang cukup familiar, seperti ‘komunis’ dan ‘komun’ yang berarti ‘menjadi bagian dari’ atau ’berpartisipasi dalam’. Secara implisit juga bisa dimaknai kebersamaan.

Istilah komunikasi pada akhirnya adalah tentang sharing. Komunikasi adalah tentang bagaimana pesan disampaikan, diterima atau juga dipertukarkan. Artikel ini akan memaparkan beberapa definisi komunikasi yang pernah diusulkan oleh para ahli. Setelah itu, kita coba merangkai definisi umumnya.



Ilmu Komunikasi: Pengertian, Materi, Jurusan

Beberapa pakar telah meneliti dan memformulasikan pengertian komunikasi sebagai berikut:

Pengertian komunikasi menurut para ahli

Murphy, Hildebrandt dan Thomas mendefinisikan komunikasi sebagai proses transmisi dan penerimaan pesan baik verbal maupun nonverbal.

Newman dan Summer mendeskripsikan pengertian komunikasi sebagai proses pertukaran ide, fakta, pendapat dan emosi antara dua orang atau lebih.

Adair mendefinisikan komunikasi secara lebih esensial, yaitu kemampuan saling menjalin kontak dengan orang lain untuk membuat dirinya dapat dipahami.

Davis mendefinisikan komunikasi sebagai proses menyampaikan pesan dan pemahaman ke orang lain.

Allen berpendapat bahwa komunikasi adalah jembatan pemaknaan yang melibatkan proses berbicara, mendengarkan, dan memahami.

Dari beberapa paparan di atas, kita dapat merancang sebuah definisi yang lebih umum. Komunikasi merupakan sebuah proses. Terdapat pesan yang disampaikan dan diterima. Pesan ini bisa berupa informasi, ide, opini atau makna, atau bahkan kesemuanya.

Definisi secara umum

Secara ringkas, kita dapat memahami bahwa komunikasi adalah proses penyampian dan penerimaan ,pesan secara dua arah. Itu definisi umum yang bisa kita dapatkan di sini.

Salah satu karakteristik penting dalam komunikasi adalah proses yang dua arah. Artinya, ada pertukaran atau hubungan yang sifatnya timbal balik. Jika kita bicara dan direspons, maka terjadi proses komunikasi dua arah.

Tetapi perlu dicatat, respons ini bukan pantulan perkataan atau pembicaraan kita, tetapi benar-benar respons, baik berupa refleks spontan atau pun tanggapan intensional.

Jadi, kalau kita ngomong sama tembok, itu bukan komunkasi. Kalau kita teriak di atas tebing dan mendengar gema suara kita, itu bukan komunikasi, hanya seolah-olah saja tebing itu berkomunikasi dengan kita.

Ingat sekali lagi kata seolah-olah, yang artinya bukan yang sebenarnya.

Komunikasi Organisasi: Pengertian & Contohnya



Sekarang mari kita pikirkan beberapa contoh ringan yang ada dalam keseharian.

Ketika bangun tidur, kita buka Instagram untuk melihat apa yang diposting oleh following kita. Tiba-tiba ada postingan yang menarik, yaitu tentang info beasiswa jurusan komunikasi. Kita tap dua kali sehingga simbol love muncul di notifikasi akun yang memposting.

Nge-like adalah bentuk komunikasi dimana prosesnya menunjukkan adanya akun yang memposting yang mendapat reaksi dari followernya. Peristiwa kecil seperti itu sudah dapat disebut komunikasi.

Contoh lain, seorang anak yang meggelengkan kepala ketika mau disuapin. Itu adalah proses komunikasi. Lebih tepatnya, komunikasi nonverbal.

Secara esensial, kita bisa catat komponen pokok dalam proses komunikasi yang terdiri dari pesan, pengirim dan penerima.

Jika menggunakan contoh like Instagram tadi, kita sudah bisa lihat adanya komponen lain seperti medium, fitur dan channel.

Proses menyukai postingan tentunya dilakukan di platform. Ada pula channel berupa akses terhadap platorm. Selain itu, reaksi menyukai juga tidak bisa tampil tanpa adanya fitur. Oleh karena itu, fitur juga menjadi krusial.