Contoh Batasan Masalah

Contoh batasan masalah yang akan dipaparkan dalam tulisan ini dibuat untuk memberi panduan dalam menulis bagian dari proposal penelitian. Batasan masalah sering kali perlu ditunjukkan dalam proposal penelitian.

Batasan masalah tidak selalu harus ditulis di satu bagian sendiri. Melainkan bisa juga ditulis sebagai bagian dari latar belakang masalah atau bisa juga muncul di bagian metode penelitian.

Batasan masalah mampu menunjukkan fokus isu yang akan diteliti. Oleh sebab itu, proposal penelitian yang baik mengandung narasi yang menunjukkan batasan masalahnya.



Sistematika Proposal Karya Ilmiah & Penelitian

Contoh batasan masalah

Bagaimana membuat batasan masalah dalam proposal penelitian? Sekali lagi, jangan terpaku pada struktur teknis penulisan proposal yang formal. Jika kamu mau menuliskan batasan masalah sebagai bagian dari metode penelitian boleh saja.

Mari kita mengawali pembahasan dari pemaparan contoh. Misalkan tema penelitian yang kamu angkat adalah tentang karir subkultural. Apa itu karir subkultural? Orang-orang yang berkarir atau membangun usaha dari hobi yang ditekuninya. Misalkan, mereka yang dulu hobi naik gunung sekarang buka usaha penyewaan ransel dan perlengkapan outdoor.

Penelitianmu adalah tentang motivasi karir subkultural orang yang hobi naik gunung tersebut. Kamu buat setting penelitiannya di bagian latar belakang. Tidak perlu saya tulis di sini karena terlalu panjang. Di bagian akhir latar belakang, kamu boleh menuliskan batasan masalahnya. Contohnya seperti ini:

Penelitian ini fokus pada isu tentang karir subkultural, dimana anggota komunitas yang semula naik gunung karena motivasi hobi untuk kesenangan atau pengembangan diri, kini menglami reorientasi naik gunung sebagai aktivitas kerja profesional. Mereka naik gunung sekaligus mempromosikan usahanya. Peralatan camping dan outdoor yang menjadi bagian dari atribut komunitas disewakan dalam rangka kerja. Motivasi karir subkultural yang dibahas disini terbatas pada komunitas pendaki gunung.

Tentunya kamu bisa menuliskannya lebih panjang lagi. Tapi anggaplah satu paragraf itu cukup sebagai contoh. Dari situ, kamu bisa dapati bahwa karir subkultural komunitas pendaki gunung yang menyewakan perlengkapan outdoor adalah ruang lingkup penelitian yang kamu ajukan.

Di luar ruang lingkup tersebut, kamu akan menemukan komunitas lain yang berkaitan, misalnya, komunitas peduli lingkungan yang juga buka usaha penyewaan perlengkapan outdoor. Tetapi penelitianmu tidak akan menyentuh mereka yang dulunya anggota komunitas itu, kamu hanya akan melibatkan komunitas naik gunung atau pecinta alam.

Dari contoh batasan masalah di atas, kamu sudah menunjukkan bahwa subjek penelitianmu terbatas pada mereka yang hobi naik gunung. Keterbatasan itu penting untuk dideklarasikan di awal demi menjaga konsistensi fokus penelitianmu.

Cara Membuat Rumusan Masalah



Selain batasan masalah bisa terkait pada subjek penelitian, kamu juga bisa menunjukkan batasan masalah pada konsep karir subkulural itu sendiri. Misalnya, bahwa penelitian kamu mengeksplorasi aktivitas membangun karir melalui upaya merintis usaha, atau bekerja di bidang terkait sewa perlengkapan outdoor.

Karir subkultural bisa ditunjukkan oleh mereka yang menjadi pemandu pendaki gunung, misalnya. Tetapi kamu membatasi penelitianmu pada mereka yang merintis usaha sendiri berupa penyewaan perlengkapan naik gunung. Oleh karena itu, mereka yang berkerja sebagai para pemandu pendaki tidak kamu libatkan dalam penelitianmu.

Tidak melibatkan mereka perlu disampaikan di awal karena mampu mengurangi bias penelitian, apalagi jika penelitianmu tentang motivasi mengapa orang menjalani karir subkulturalnya. Bagi mereka yang buka usaha penyewaan perlengkapan, mungkin motivasinya adalah ekonomi. Bagi mereka yang memilih berkarir sebagai pemandu pendaki, mungkin bisa lain, misalnya kepuasan batin bisa naik gunung terus.

Bagi kelompok lain yang juga menjalani karir subkultural, motivasinya bisa lain lagi. Dengan menuliskan batasan masalah, kamu menunjukkan fokus isu yang kamu teliti. Contoh batasan masalah tersebut ditulis dalam versi yang singkat. Tidak ada ketentuan apakah batasan masalah harus singkat. Kamu juga bisa menuliskannya cukup panjang asal proporsional dan tujuannya terpenuhi.