Tujuan Proposal Penelitian

Tujuan proposal merupakan salah satu elemen penting dari keseluruhan draft proposal. Peneliti yang mengajukan proposal harus menuliskan tujuannya secara eksplisit dan jelas. Tujuan ini biasanya terletak setelah bagian latar belakang, problem atau rumusan masalah dan pertanyaan penelitian.

Setelah peneliti mengungkapkan apa penelitian yang akan dilakukan dalam bentuk pertanyaan penelitian, peneliti menentukan apa tujuan dari proposal yang dibuat. Dalam proposal berbahasa Inggris, tujuan disebut juga objective.

Metode Penelitan: Jenis dan Contohnya



Tujuan proposal

Jika kamu seorang mahasiswa yang sedang menulis skripsi atau tesis, maka tujuan proposal harus tertera jelas dalam proposalmu. Letaknya sama seperti draft penelitian lainnya, yaitu setelah rumusan masalah atau pertanyaan penelitian.

Menulis tujuan proposal artinya menulis apa yang ingin dicapai oleh peneliti lewat penelitian yang akan dilakukannya. Tidak sampai disitu, tujuan juga meliputi kesimpulan apa yang ingin diperoleh nantinya.

Dengan demikian, bagian tujuan atau objective proposal ini merupakan perkiraan yang akan dicapai. Namun, perkiraan bukan berarti spekulasi yang didasarkan atas kemungkinan semata. Peneliti perlu menyampaikan perkiraan secara persuasif dan deklaratif. Selain itu juga relevan dengan pertanyaan penelitian yang diajukan.

Karena proposal penelitian adalah usulan, maka tujuan menjadi bagian penting untuk meyakinkan pembaca atau evaluator agar mereka menerima usulan yang kamu ajukan.

Tujuan Penelitian



Membuat tujuan atau objective proposal tidaklah sesulit yang dibayangkan. Imajinasi berperan krusial di sini. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mencermati pertanyaan penelitian yang kamu buat sendiri.

Setelah itu, kamu bisa berimajinasi secara liar untuk mendaftar sebanyak mungkin opsi yang bisa dijadikan objective dari proposal penelitianmu. Dari beberapa daftar pilihan yang kamu dapatkan, pastikan kamu hanya mencantumkan yang relevan dan feasible.

Bagaimana membuat tujuan atau objective proposal penelitian? Mari mencermati contoh berikut.

Misalkan saja, kamu akan melakukan penelitian tentang ‘Konflik Kepentingan Stafsus Milenial’. Kita sudah pernah menyaksikan kasusnya, betapa buruknya mental founder dan CEO startups yang awalnya banyak dikagumi itu.

Mereka menggunakan jabatannya sebagai satfsus untuk mencipratkan atau mengalirkan funding ke unit bisnisnya. Fundingnya berasal dari publik lewat skema pajak. Jelas ada konflik kepentingan di sini. Kamu bisa buat rumusan masalahnya dengan isu tersebut. Lalu, tiba saatnya membuat tujuan atau objektif proposalnya.

Seperti apa contoh yang bisa kita tulis di proposal? Berikut ini contoh yang bisa kita tulis sesuai dengan tema penelitian yang kita angkat.

Contoh tujuan proposal penelitian

(1) Mengetahui bentuk penyalahgunaan kewenangan politik oleh stafsus milenial dalam program Kartu Pra Kerja dan Penanganan Virus Corona.

(2) Mengidentifikasi konflik kepentingan yang berkaitan dengan identitas stafsus milenial sebagai pejabat publik dan pemilik startups.

(3) Memahami sikap yang diambil stafsus milenial dalam merespons isu konflik kepentingan yang melanda dirinya.

Saat ini, kita ambil tiga contoh saja seperti yang disebutkan di atas. Dari ketiganya, proposal penelitian yang diajukan sudah jelas tujuannya. Pembaca proposal yang mendukung penelitian ini akan sangat suportif membuat pernyataan.

Konflik kepentingan stafsus milenial tidak hanya soal penyelewengan kekuasaan, tetapi juga soal korupsi yang menggerogoti generasi.

Berapa objective atau tujuan yang bisa ditulis dalam proposal? Tidak ada ketentuan jumlahnya berapa. Batasannya hanyalah relevansi dengan rumusan masalah. Kira-kira dengan rumusan masalah yang kamu buat, apa saja tujuan yang hendak kamu peroleh dengan penelitian ini?

Satu hal yang tidak kalah penting adalah tujuan proposal penelitian sebaiknya memiliki keselarasan dengan kepentingan pembaca atau evaluator. Proposal akademik yang disetujui penguji tentunya memiliki tujuan riset yang dipahami penguji dimana penguji juga tertarik menunggu hasilnya.

Proposal proyek yang diajukan ke pemberi donor atau lembaga funding tidak akan diapprove apabila bertentangan dengan kepentingan pemberi dana. Oleh karena itu, penting juga bagi peneliti untuk memahami kepada siapa proposal penelitian diajukan.