Solidaritas Mekanik: Contoh dan Penjelasannya

Solidaritas mekanik merupakan jenis solidaritas sosial di era pra-industri yang memiliki beberapa kharakteristik yang khas. Istilah solidaritas mekanik dicetuskan oleh Emile Durkheim, salah satu pendiri ilmu sosiologi modern.

Durkheim membagi tipe solidaritas sosial menjadi dua yaitu mekanik dan organik. Jika solidaritas mekanik menjadi kharakteristik masyarakat pra-industri, maka organik menjadi kharakteristik masyarakat industri atau modern.

Baca juga: Kelahiran Modernitas



Kita akan ulas tentang jenis solidaritas sosial pra-industri ini secara ringkas. Ulasan akan diawali dengan definisinya, lalu dilanjutkan pada contoh-contohnya. Biasanya penjelasan tentang salah satu jenis solidaritas sosial akan sulit dipahami tanpa penjelasan jenis solidaritas sosial lainnya, sebab yang satu merupakan transformasi dari bentuk yang sebelumnya.

Apa itu solidaritas mekanik?

Secara sederhana kita bisa deskripsikan sebagai tipe solidaritas sosial yang menggambarkan kondisi masyarakat pra-industri, dengan kharakteristik yang khas seperti: ikatan sosial berdasarkan pada kesadaran kolektif, atribut masyarakat bersifat homogen, norma sosial yang mengikat kuat, integrasi sosialnya juga kuat.

Dari uraian di atas kita bisa pahami bahwa tipe solidaritas ini merefleksikan kondisi masyarakat tradisional yang komunalistik. Kehidupan sosial dan ekonomi berlangsung berdasarkan kebutuhan hidup bersama dimana masyarakat belum mengenal istilah pembagian kerja.

Sebenarnya dikotomi yang dibuat Durkheim untuk menggambarkan kondisi masyarakat merupakan hal yang lumrah. Ilmuan sosial lain seperti Ferdinan Tonnies, misalnya, membagi karakteristik masyarakat menjadi paguyuban dan patembayan. Pembagian tersebut bisa dilihat sebagai tipe ideal yang ekstrim.

Baca juga: Perbedaan Paguyuban dan Patembayan



Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai tipe solidaritas ini, kita perlu mencari tahu apa saja contohnya. Ulasan berikut ini merupakan pemaparan beberapa contoh yang inspirasinya saya peroleh dari berbagai sumber.

Contoh solidaritas mekanik

∼ Suku Dani di Papua

Suku Dani dan suku tribal lain memperagakan sistem sosial yang bertipe mekanik. Misalnya, setiap laki-laki dewasa suku Dani berburu sebagai aktivitas ekonominya. Ada yang bawa tombak, panah, parang, dan alat perang lainnya. Sedangkan perampuannya meramu bahan-bahan makanan.

Aktivitas berburu dan meramu tersebut dilakukan berdasarkan norma yang diyakini bersama, yakni laki-laki dewasa berburu cari makan, dan perempuannya meramu. Hubungan sosial antar individu sangat komunal, dan atribut-atributnya bersifat homogen.

solidaritas mekanik

∼ Masyarakat aborigin di Australia

Mirip seperti suku-suku tribal lainnya, masyarakat Aborigin hidup berdampingan satu sama lain. Aktivitas sosial ekonominya dilakukan berdasarkan kesamaan karakter dan atribut. Masyarakat Aborigin disatukan atas dasar kesadaran kolektif. Solidaritas sosialnya terbentuk secara komunal.

Solidaritas sosial masyarakat tribal memiliki tipikal yang mirip satu sama lain. Anggota masyarakatnya menganut norma dan keyakinan yang sama. Aktivitas kesehariannya sama, makanan yang dikonsumsinya sama, dan hewan buruannya sama.

Baca juga Hubungan Sosial: Pengertian dan Contohnya



Membuat contoh solidaritas sosial tipe pra-industri tidak mudah sekaligus tidak sulit. Kita hanya perlu mengamati kehidupan sosial masyarakat tradisional sebelum datangnya era industri. Bisa pula kita mengamati kehidupan sosial masyarakat di pedesaan yang masih bersifat komunal.

Perlu diingat bahwa solidaritas mekanik bisa dilihat sebagai tipe ideal yang ekstrim. Artinya, dalam suatu masyarakat bisa pula pada hal tertentu relasi sosialnya menunjukkan karakteristik solidaritas mekanik namun pada hal yang lain menunjukkan solidaritas organik.

Karakteristik sosildaritas mekanik

Beberapa karakteristik dasar perlu dikemukakan disini. Misalnya, solidaritas sosial pra-industrial memiliki ciri sebagai berikut:

  • Solidaritas sosialnya kuat
  • Hubungan sosialnya berdasarkan pada kesadaran kolektif
  • Tidak ada pembagian kerja yang spesifik
  • Karakteristik dan atribut masyarakatnya bersifat homogen
  • Relasi sosialnya komunal
  • Konsensus normanya kuat

Baca juga: Pengertian Norma dan Contohnya



Beberapa poin di atas menunjukkan bahwa sebelum industrialisasi, kondisi masyarakat menunjukkan karakteristik yang khas. Era industri mengubah kondisi masyarakat sebelumnya dari mekanik menjadi organik. Di sini, solidaritas organik merupakan tipikal masyarakat yang sudah modern dan industrial.

Baca juga Emile Durkheim: Pencatus Sosiologi Modern