Pengertian Penelitian dan Contohnya

Pengertian penelitian dapat dideskripsikan sebagai upaya untuk memperoleh pengetahuan dengan cara menerapkan langkah-langkah ilmiah. Di sini kita tidak bisa melepaskan penelitian dengan istilah pengetahuan dan ilmiah.

Baca juga Metode Penelitian: Pendekatan Jenis & Contohnya



pengertian penelitianPengertian penelitian secara umum bisa jadi akan berbeda-beda tergantung kepada siapa yang kita tanya. Seorang konsumen bisa saja mengatakan bahwa penelitian merupakan upaya untuk mencari berbagai opsi apa saja yang mau dikonsumsi. Seorang tim kreatif program TV mungkin akan mendeskripsikan penelitian sebagai upaya mencari bentuk program yang sedang diminati masyarakt. Bakul dan pebisnis melakukan penelitian untuk mengetahui apa yang sedang menjadi tren dan selera pasar saat ini, dan sebagainya.

Postingan ini akan membahas tentang pengertian penelitian serta contohnya dalam batasan koridor akademik. Artinya, penelitian merupakan aktivitas ilmiah. Penelitian di sini dilihat sebagai aktivitas yang umum dilakukan dalam area akademik dan terkait dengan proses penyelidikan ilmiah.

Para siswa, mahasiswa, guru, dosen, profesor, dan civitas akademika lainnya agaknya telah akrab dengan istilah penelitian ilmiah. Kita akan definisikan arti penelitian yang relevan dalam ruang lingkup akademik.

Pengertian penelitian

Sebagaimana telah disinggung di awal, penelitian dapat dideskripsikan sebagai sebuah proses yang dilakukan sebagai upaya memperoleh pengetahuan dengan langkah-langkah atau metode ilmiah. Dengan demikian, untuk dapat dipahami secara benar, penelitian harus memenuhi setidaknya dua kriteria: Pertama, sebuah proses untuk memperoleh pengetahuan. Kedua, proses tersebut mengikuti metode ilmiah.

Baca juga: Metode Ilmiah: Definisi, Proses & Contohnya



Pengetahuan yang diperoleh melalui penelitian adalah pengetahuan ilmiah. Dalam istilah lain sering disebut juga dengan istilah science atau sains. Jika penelitiannya merupakan penelitian sosial maka´pengetahuan yang dibangun adalah pengetahuan sosial atau social science.

Penelitian dalam bahasa Inggris disebut research, yang ke dalam Bahasa Indonesia sering ditranslate menjadi riset. Jadi penelitian adalah riset ilmiah. Untuk mendapatkan pengetahuan ilmiah, penelitian harus mengikuti metode ilmiah.

Untuk memahami pengertian penelitian ilmiah, kita perlu melihat dua level yang berbeda namun sangat berkaitan, yaitu level teori dan level data. Penelitian ilmiah selalu berada di kedua level tersebut. Level teori adalah area abstrak dan konseptual. Sedangkan level data adalah area empiris dan konkret.

Penelitian pada level teori konsen pada upaya membangun konsep yang abstrak tentang suatu fenomena yang diteliti. Contohnya, tentang konsep perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Sedangkan penelitian pada level data konsen pada realitas yang terjadi di lapangan. Misalnya, tentang berapa banyak orang kaya baru di suatu desa dalam lima tahun terakhir.

Baca juga: Metode Penelitian Sosiologi



Kita asumsikan di sini level teori berada di atas, sedangkan level data berada di bawah. Keduanya berhubungan satu sama lain. Selain itu, penelitian ilmiah dapat dilakukan dalam dua bentuk. Sebagai catatan, sebenarnya lebih komopleks dari itu. Saya sebutkan hanya dua bentuk sebagai pengetahuan dasar tentang penelitian saja.

Bentuk pertama adalah deduktif dan bentuk kedua adalah induktif. Deduktif artinya penelitian dilakukan untuk menguji teori. Sedangkan induktif artinya penelitian dilakukan untuk membangun atau menciptakan teori.

Contohnya, sebuah penelitian tentang pengaruh perubahan sosial terhadap konflik rasial di kota Jogja. Penelitian deduktif menguji suatu teori bahwa perubahan sosial yang terjadi, misalnya kota yang awalnya homogen secara etnis kini menjadi multietnis memicu munculnya konflik rasial. Penelitian deduktif dilakukan untuk menguji apakan perubahan sosial dari homogen ke heterogen benar-benar menjadi penyebab munculnya konflik rasial.

Penelitian induktif tidak menggunakan teori atau hipotesis. Peneliti mengambil data untuk menyusun variabel yang menjadi penyebab konflik di kota yang heterogen tersebut. Jadi, konsep dan teori baru disusun ketika dan setelah turun lapangan.



Baca juga: Jenis-Jenis Penelitian

Dalam aspek bidang studi, penelitian juga dapat dibagi menjadi dua, yaitu penelitian ilmu sosial dan penelitian ilmu non-sosial. Penelitian ilmu non-sosial dapat disebut juga penelitian ilmu alam. Penelitian ilmu alam selalu bersifat empiris. Seringkali, dilakukan dengan cara deduktif. Sedangkan penelitian ilmu sosial lebih kompleks. Artinya dapat dilakukan secara deduktif, induktif atau kombinasi keduanya.

Baca juga: Metode Penelitian Sosial