Pengertian Data Penelitian

Pengertian data penelitian menurut beberapa peneliti adalah kumpulan fakta yang dikumpulkan dari subjek penelitian untuk diolah dan dianalisis menjadi kesimpulan atau hasil penelitian. Data merupakan fakta-fakta yang difilter untuk kepentingan riset.

Proses penelitian pada prinsipnya adalah proses pencarian dan pengolahan data. Peran data amat penting bagi penelitian ilmiah. Metode ilmiah dikatakan sistematis apabila perlakukan terhadap data sesuai dengan kaidah ilmiah. Peneliti tidak mungkin menganalisis apa yang diketahuinya sebagai fakta secara serampangan dalam proses penelitian. Perlu tahapan yang runut untuk dilewati sebelum melaporkan hasil risetnya. Mengetahui apa pengertian data merupakan langkah awal yang fundamental.

Baca juga Metode Ilmiah: Penjelasan Lengkap



Postingan ini akan membahas secara singkat tentang pengertian data penelitian. Sering kali kita sebagai pembelajar atau peneliti ditanya tentang bagaimana cara memperoleh datanya. Pertanyaan ini selalu menjadi bagian dari proses penelitian. Proses pengumpulan data tidak bisa berjalan sebelum peneliti memahami apa itu data. Sebenarnya apa itu data?

Pengertian data penelitian

Sebagaimana telah disinggung di paragraf pertama, pengertian data dapat dideskripsikan sebagai fakta-fakta yang dikumpulkan dari informan, responden, partisipan, atau subjek penelitian untuk diolah dan dianalisis menjadi kesimpulan atau hasil penelitian.

Perlu digarisbawahi di sini bahwa tidak semua fakta adalah data. Fakta menjadi data ketika digunakan untuk penelitian. Data yang tidak digunakan akan kehilangan nilai gunanya dalam penelitian. Singkatnya, data merupakan bagian dari fakta yang digunakan.

Bentuk data bisa bermacam-macam, seperti simbol, kata-kata, gambar, foto, rekaman suara, tabel, grafik, situasi sosial, video, dan lainnya. Ketika kita melakukan wawancara mendalam dengan informan, data adalah hasil wawancara yang digunakan untuk penelitian. Ketika kita melakukan analisis wacana, data adalah dokumen yang kita analisis sebagai subjek penelitian.

Baca juga Subjek Penelitian: Pengertian dan Contohnya



Mengetahui definisi data penelitian tidaklah sulit. Beberapa pakar riset di Indonesia sperti S. Nasution mendefinisikan data sebagai kebenaran sementara dalam kondisi tertentu yang merupakan bagian dari fakta yang menjadi sumber pengamatan dalam penelitian.

Menurut peneliti Sapari Imam Asyari, data merupakan fakta-fakta atau keterangan atau informasi yang digunakan sebagai sumber atau bahan untuk menemukan kesimpulan atau membuat keputusan.

Oleh karena data bagian dari fakta dan digunakan untuk kepentingan riset, sifat data harus valid. Validitas data ditentukan dengan prasyarat sebagai berikut:

pengertian data

Prasyarat data yang valid

  • Objektif, artinya sesuai dengan fakta atau kenyataan yang ada dan tak semata-mata berasal dari kepentingan subjektif peneliti.
  • Representatif, artinya dapat mewakili fakta atau kenyataan yang sifatnya lebih luas.
  • Aktual, artinya memiliki sifat kebaruan, setidaknya pada masanya.
  • Bernilai guna, artinya dapat digunakan untuk menjawab atau membantu menjawab pertanyaan penelitian.
  • Unsur kesalahan kecil, artinya bukan berupa kekeliruan yang dominan kesalahannya.

Penelitian yang berkualitas hanya dapat dihasilkan dengan penggunaan data yang valid. Validitas dan data ibarat kesatuan dan jangan sampai terpisahkan dalam penelitian. Data adalah suatu ”objek kajian” yang luas definisinya.

Dalam riset, pengertian data selalu dibuat spesifik. Misalnya, data primer atau data sekunder, data internal atau data eksternal, data kualitatif atau data kuantitatif, dan sebagainya. Spesifikasi data merupakan produk jenis-jenis data.

Baca juga: Data Primer dan Data Sekunder



Apa saja jenis-jenis data penelitian? Di bawah ini saya akan ulas secara super ringkas beberapa jenis data sekadar untuk membantu pembaca mengetahui pengertian data secara lebih lengkap.

Jenis-jenis data penelitian

Berdasarkan cara memperolehnya

◊ Data primer, yaitu data utama yang diperoleh dari tangan pertama subjek penelitian.

◊ Data sekunder, yaitu data yang diperoleh bukan dari sumber pertama. Data ini biasanya untuk pelengkap data primer.

Berdasarkan sumbernya

◊ Data internal, yaitu data yang berasal dari dalam suatu organisasi yang diteliti dan menggambarkan kondisi organisasi tersebut.

◊ Data eksternal, yaitu data yang menggambarkan kondisi suatu organisasi namun berasal dari luar organisasi tersebut.

Berdasarkan waktu pengumpulannnya

◊ Data cross-sectional, yaitu data yang dikumpulkan pada waktu tertentu untuk menggambarkan kondisi pada waktu tertentu.

◊ Data time series, yaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk melihat suatu pertumbuhan atau perubahan.

Berdasarkan penafsirannya

◊ Data faktual, yaitu data yang diperoleh dari subjek penelitian berdasarkan anggapan bahwa hanya subjeklah yang mengetahui kebenaran informasi yang dicari.

◊ Data nonfaktual, yaitu data mengenai subjek penelitian yang perlu digali lebih dalam dari berbagai sumber lain.

Berdasarkan sifatnya

◊ Data kualitatif, yaitu data verbal yang digunakan untuk riset kualitatif.

◊ Data kuantitatif, yaitu data berupa angka atau numerik yang digunakan untuk riset kuantitatif.

Baca juga: Contoh Data Kualitatif dan Kuantitatif


Pemaparan jenis-jenis data di atas memang terlalu ringkas. Untuk ulasan lebih detail, pembaca bisa buka laman lain di Sosiologis.com dengan klik link jenis data penelitian.