Cara Membuat Skripsi

Cara membuat skripsi yang berkualitas memerlukan waktu yang tidak sebentar. Skripsi yang baik tidak selesai dalam semalam, namun tetap harus selesai dan tidak molor sampai kelewat waktu yang ditentukan.

Postingan ini akan menjelaskan tentang langkah-langkah praktis tentang cara membuat skripsi yang berkualitas dalam waktu yang seharusnya yaitu minimal satu semester. Link contoh proposal skripsi yang standar juga akan ditampilkan di bagian akhir sekadar untuk memberi gambaran kepada pembaca seperti apa struktur kepenulisan skripsi itu.

Baca juga: Cara Membuat Judul Skripsi



Sebenarnya saya tidak perlu memulai dengan definisi tentang apa itu skripsi karena ekspektasinya pembaca sudah tahu bahwa skripsi merupakan karya ilmiah yang ditulis sebagai prasyarat untuk memperoleh gelar sarjana. Secara formal, demikianlah pengertian skripsi.

Bagaimana cara agar skripsi cepat selesai?

Sebelum menuju pada pembahasan langkah-langkah praktis tentang cara menulis skripsi, perlu diingat terlebih dahulu beberapa poin penting yang saya ambil dari pengalaman saya mengerjakan skripsi. Poin-poin penting yang akan saya paparkan berikut sangat krusial dipahami agar pembaca terutama yang akan mengerjakan skripsi tidak telalu terlena pada kejenuhan yang akhirnya skripsi nggak selesai-selesai.

cara membuat skripsi√ Pertama, membuat skripsi artinya melakukan proses penelitian. Penelitian merupakan sebuah proses yang tidak linier. Bisa jadi mirip skilus atau zigzag, kita tidak pernah tau, yang jelas tidak lurus bebas hambatan seperti lewat tol.

Sebagai sebuah proses yang tidak linier, mahasiswa yang sedang menulis skripsi hampir selalu menempuh langkah bolak-balik, seperti membaca literatur, mengambil data, membaca literatur lagi, mengolah data, membaca literatur lagi, sampai paham betul apa yang mesti ditulis.

√ Kedua, membuat skripsi artinya berulang kali terlibat dalam bimbingan. Bimbingan skripsi adalah proses pendidikan seperti guru kepada muridnya. Guru memberi saran, petunjuk, panduan, dan motivasi belajar. Murid menulis, bertanya, berpendapat, dan curhat. Idealnya seperti itu, meski pada praktiknya tak semudah bentuk idealnya.

Sering kali, bertemu dosen pembimbing saja susahnya tak karuan, jika dosen dan mahasiswa menjalankan perannya sebagaimana mestinya, seharusnya proses bimbingan tidak tersendat. Namun perlu dicatat, bahwa proses bimbingan memiliki dinamikanya sendiri. Sebisa mungkin jangan sampai sulitnya ketemu pembimbing menghancurkan motivasi kamu skripsi.

√ Ketiga, membuat skripsi artinya berulang kali terlibat dalam proses revisi. Revisi adalah bagian dari skripsi itu sendiri. Kecuali kamu terlalu jenius dan tanpa dosa, sekali tulis bisa langsung jadi tanpa cela.

Bahkan seorang profesor yang cerdik dan cedekia-pun, ketika menulis makalah akan menghadapi kritik. Kritik tersebut secara implisit berupa masukan yang tak jarang menuntut revisi. Kritik adalah bagian dari proses pengembangan ilmu pengetahuan. Tesis yang sudah jadi akan dihadapkan dengan kritik sehingga muncullah anti-tesis dan kemudian sintesis. Sintesis ini merupakan tesis baru yang akan dihadapkan dengan anti-tesisnya dan seterusnya.

Baca juga: Metode Penelitian: Pendekatan, Jenis & Contohnya


Langkah-langkah praktis cara membuat skripsi

Proses riset, bimbingan dan revisi adalah bagian integral dari cara membuat skripsi. Berikutnya, beberapa langkah praktis di bawah ini bisa diterapkan untuk menulis skripsi.

Amati dunia sekitar dan identifikasi masalah yang ada

Pertama-tama kamu perlu mengamati. Proses ini bisa disebut sebagai observasi awal. Apa yang diamati? Dunia sekitar kamu. Tentu saja jumlahnya tak terhingga, dari TV yang kamu tonton, konten sosmed yang kamu akses, sampai apapun yang kamu alami.

Hal yang paling penting adalah kamu bisa mengidentifikasi masalah dari fenomena yang kamu amati. Sebagai contoh, kamu jalan-jalan ke Lasem, lalu menemukan para pengrajin batik yang sudah sepuh. Lalu kamu mengidentifikasi masalah dengan berpikir bahwa terjadi krisis regenerasi pembatik tulis di Lasem. Hasil identifikasi masalah tersebut menjadi potensi tema skripsi yang bisa digarap.

Baca juga: Identifikasi Masalah: Contoh dan Penjelasannya


Susun rumusan masalah atau pertanyaan penelitian

Setelah permasalahan teridentifikasi, kamu bisa mulai menyusun rumusan masalah. Rumusan masalah merupakan pertanyaan penelitian. Cara membuatnya tidak sesulit apa yang dibayangkan. Cukup libatkan kalimat tanya dan susun kalimat yang mendeskripsikan tantang apa yang ingin kamu ketahui.

Sebagai contoh, kamu bisa menulis tentang krisis regenerasi pembatik tulis di Lasem dengan menyusun pertanyaan penelitian sebagai berikut: Bagaimana pemerintah lokal di Lasem berupaya melanjutkan tradisi membatik di kalangan generasi muda?

Ketika pertanyaan penelitian sudah tersususn, langkah berikutnya akan relatif lebih mudah. Jangan lupa bahwa identifikasi masalah dan rumusan masalah ini bisa ditulis dulu dalam coret-coretan. Pembaca bisa menuliskannya nanti ke dalam proposal dengan bahasa yang lebih teratur setelah membaca (lagi) literatur yang relevan.

Baca juga: Cara Membuat Rumusan Masalah


Cari dan baca literatur yang relevan

Meskipun pembaca bisa mencari literatur untuk menemukan inspirasi topik skripsi, apabila topik telah diperoleh, literatur yang relevan perlu dibaca lagi dan bahkan perlu dicari lagi untuk menambah wawasan.

Saya masih menggunakan contoh topik tentang krisis regenerasi pembatik Lasem di sini. Pembaca bisa mencari literatur yang cocok, seperti misalnya, secara perbatikan di Lasem atau bahkan sejarah Lasem secara umum. Literatur yang lain misalnya perbatikan di kota-kota lain sebagai komparasi seperti di Solo, Pekalongan, Yogyakarta, dan sebagainya. Literatur terntang teknik-teknik membatik tulis juga boleh dibaca jika dirasa perlu. Buku-buku tentang teori dan metode riset juga perlu. Banyak pokoknya.

Membaca literatur yang relevan sangat penting sejak awal membuat proposal skripsi sampai menulis laporan akhir dan ujian. Di bagian proposal, pemahaman kamu terhadap literatur ”diuji” di awal ketika kamu menulis bagian tentang kajian pustaka.

Baca juga: Contoh Kajian Pustaka


Bikin proposal skripsi

Langkah selanjutnya adalah langkah teknis yang prosedural, yaitu kamu harus membuat proposal skripsi. Saya pernah menuliskannya di postingan lain tentang contoh proposal skripsi yang linknya ada di akhir tulisan ini jika pembaca tertarik membaca.

Proposal skripsi nantinya akan diuji atau diseminarkan dihadapan penguji proposal. Mahasiswa bisanya sudah gugup seolah bumi akan runtuh padahal tujuan dari ujian proposal adalah membantu kamu ketika penelitian nantinya. Justru proposal yang sebenarnya belum layak lolos tapi diloloskan akan menambah beban hidup pembuatnya.

Lakukan penelitian dan menulis laporan

Langkah cara membuat skripsi selanjutnya adalah penelitian. Langkah ini dilakukan setelah proposal di acc atau lolos diuji. Prosedur penelitian sebenarnya adalah pengaplikasian metode ilmiah. Kegiatan pokok penelitian adalah pengumpulan data dan analisis data. Penulis skripsi tentunya harus sudah memahami apa itu metode penelitian dan bagaimana melakukan penelitian.

Materi di semester awal tentang metodologi biasanya lenyap entah kemana. Tak apa, lakukan seingatnya dibawah supervisi dosen pembimbing. Penting untuk diketahui bahwa sebagai proses belajar, lebih baik keliru menerapkan prosedur penelitian ketimbang tidak penelitian sama sekali yang akhirnya skripsi nggantung jadi beban hidup.

Setelah penelitian, tiba saatnya untuk menulis laporan akhir. Laporan akhir yang dimaksud di sini adalah skripsi itu sendiri. Skripsi adalah karya tulis sehingga kamu harus menulis. Menulis adalah pekerjaan individual. Kamu hanya ditemani buku-buku dan berkreasilah seperti seorang seniman yang khusuk demi menghasilkan karya terbaiknya.

Baca juga: Laporan Penelitian

Setelah skripsi selesai, tiba saatnya untuk diuji. Ujian skripsi menjadi momen yang biasanya dianggap paling mendebarkan seolah menentukan hidup-mati mereka yang akan ujian. Perlu diketahui bahwa setelah lulus kuliah, ujian skripsi hanyalah sebagian kecil saja dari ujian hidup yang lebih besar. Jadi, tidak perlu lebay mengkhawatirkannya.

Baca juga: Contoh Proposal Skripsi