AcEPT UGM: Cara Mendaftar, Jadwal & Tips Lolos Tes

AcEPT UGM (Academic English Proficiency Test Universitas Gadjah Mada) merupakan tes kemampuan Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh UGM. Secara sederhana bisa dianggap seperti TOEFL-nya UGM atau IELTS-nya UGM.

Postingan ini akan diekstrak dari pengalaman saya mengikuti tes AcEPT UGM. Agar informasi yang disampaikan terstruktur dan mudah dicerna, saya akan tuliskan menjadi beberapa bagian dari cara mendaftar, jadwal tes sampai beberapa tips agar memperoleh skor tinggi.

Baca juga: Beasiswa S1 ke Jepang


Cara mendaftar tes AcEPT UGM

  • Pergi ke bank BNI terdekat untuk melakukan pembayaran via host to host transfer (Rp. 125.000)
  • Bilang ke teller mau daftar tes Acept UGM dengan menyebutkan nomor pendaftaran atau nomor berikut:
  • Kode tes (4141) diikuti nomor induk (tanggal lahir kamu), misal kamu lahir pada 1 Oktober 1998, maka nomor yang kamu beritahu ke teller adalah 414101101998
  • Teller akan menginput nomor tersebut di komputer lalu mendapat informasi tagihan pembayaran tes sebesar 125.000 rupiah
  • Setelah dibayarkan, kamu akan mendapat struk atau slip pembayaran yang tercantum di dalamnya nomor password.

tes acept ugm

  • Nomor pendaftaran dan nomor password tersebut digunakan untuk login ketika pendaftaran dibuka, yaitu pada hari Jumat pukul 09.00 WIB.
  • Baca juga: Beasiswa S3 Program Internasional Studies

Jadwal tes

  • Tes AcEPT diselenggarakan sekali dalam seminggu tiap hari Rabu.
  • Pendaftaran tes AcEPT dibuka pada hari Jumat pukul 09:00 WIB.
  • Pada hari Rabu biasanya terdapat dua kloter tes dimana peserta boleh memilih kloter pagi (pukul 08:00-11:00 WIB) atau siang (pukul 13:00-16:00 WIB).
  • Masing-masing kloter paling banyak berkapasitas 200 orang. Jadi, sehari ada 400 orang yang bisa diakomodir.
  • Perlu diperhatikan bahwa kamu tidak diperkenankan mendaftar untuk mengikuti tes lebih dari satu kloter di hari yang sama.
  • Pendaftaran tes dibuka sejak Jumat pukul 09:00 pagi sampai dengan Selasa untuk jadwal tes pada hari Rabunya.
  • Jadwal pendaftaran ini penting untuk diperhatikan karena kursi yang disediakan terbatas dan jumlah peserta bisa membludak terutama pada masa pendaftaran kuliah.
  • Strategi paling mudah mendapatkan kursi untuk tes AcEPT adalah dengan pergi ke bank BNI pada hari Kamis atau sebelum Jumat pukul 09:00 pagi untuk mendapatkan nomor password.
  • Sehingga begitu pendaftaran dibuka kamu sudah siap login dan mengisi formulir pendaftaran secara online di http://acept.ugm.ac.id/sessAcept/idx.php



Tips lolos tes AcEPT

acept ugm

Pada umumnya setiap peserta yang mengikuti tes memiliki target skor sendiri. Masing-masing peserta menarget angka yang berbeda tergantung keperluannya. Sebagai contoh, untuk studi S2 di UGM diperlukan skor AcEPT minimal 209. Sedangkan untuk studi S3 di UGM diperlukan skor minimal 268. Atau ada pula skor minimal untuk suatu pekerjaan tertentu yang disyaratkan dalam info rekruitmen.

Sebagaimana sudah disebutkan di awal, tes ini merupakan tes internal UGM. Barangkali ketimbang peserta tes membayar TOEFL atau sejenisnya yang duitnya lari ke luar, UGM menyelenggarakan tes Bahasa Inggris sendiri yang dinamakan AcEPT. Nilai AcEPT juga dapat dikonversikan ke TOEFL untuk keperluan internal tentu saja.

Diambil dari website UGM, skor AcEPT 209 adalah sama dengan skor TOEFL 450. Sedangkan skor AcEPT 268 adalah sama dengan TOEFL 500. Skor tertinggi 426 adalah sama dengan TOEFL 677.

Target saya ketika mengikuti tes adalah 268. Di bagian postingan akhir ini saya akan paparkan beberapa tips tentang bagaimana meraih skor AcEPT yang relatif tinggi.

Baca juga: Beasiswa Kuliah di Luang Negeri


Beberapa hal yang perlu kamu lakukan

Kuasai contoh soal. Kamu harus hunting contoh soal via online. Beberapa blog menyediakan contoh soal yang sama dan ala kadarnya yang menurut saya itu sudah cukup. Hal yang perlu dilakukan disini adalah mempelajari pola soal tersebut dengan cara membacanya berulang-ulang sampai jenuh. Titik jenuh bagi saya penting dalam proses belajar.

Tabel section soal di bawah ini juga perlu dihafal

Listening 20 soal 15 menit
Vocabulary 30 soal 20 menit
Grammar and Structure 40 soal 30 menit
Reading 40 soal 40 menit
Composing Skills 40 soal 40 menit

Kalo kamu pernah tes TOEFL sebelumnya, kamu sudah boleh dibilang punya pengalaman karena keduanya banyak kemiripan.

Kalo kamu punya cukup waktu:

  • Asah kemampuan Listening dengan mendengarkan podcast (rekaman audio/radio berbahasa Inggris). Podcast sangat melimpah di internet dan free listening, free download. Misal, Googling aja BBC podcast.
  • Asah penguasaan Vocabulary dengan membaca beberapa jurnal akademik (social dan non-social science).
  • Asah penguasaan Grammar and Structure dengan membaca beberapa jurnal akademik (social dan non-social science).
  • Asah kemampuan reading dengan membiasakan fast reading article online berbahasa Inggris.
  • Asah kemampuan Composing Skills dengan semua cara yang sudah disebutkan di atas.

Baca juga Jurnal Internasional Pendidikan: Daftar Lengkap


  • Selanjutnya bersikap tenang ketika sudah di ruang tes. Bagi saya, biaya tes ini relatif murah, jadi beban finansial sudah gugur di awal.

Strategi pengisian soal sama seperti tes bahasa Inggris lainnya, yaitu semua soal harus terjawab. Jam tangan sangat membantu dalam hal ini. Upayakan waktu yang disediakan di setiap section cukup untuk terisinya semua soal. Hal ini bisa diterapkan dengan penerapan yang strict terhadap diri sendiri bahwa, misalnya, soal Vocabulary harus terjawab semua dalam waktu 20 menit, meskipun beberapa soal dijawab ngawur karena waktu tak cukup.

Ketika saya tes, soal sains mendominasi pertanyaan, setidaknya dibanding soal social science. Padahal bidang studi saya adalah social science. Untung saja, saya beberapa kali membaca jurnal sains yang diterbitkan oleh nature dot com dan itu cukup membantu.

Penutup: Jika kamu tak punya cukup waktu untuk belajar, maka tak ada pilihan lain juga selain mendaftar secepatnya. Anggap saja biaya tes itu adalah biaya membeli waktu. Jika target skor terpenuhi ya syukur, jika tidak, artinya memang waktu lebih berharga ketimbang uang.

Semoga berhasil!

Baca juga Beasiswa Inggris: Daftar Lengkap Untuk Mahasiswa Indonesia